Dengan Ketapel, Tangsel Mengangkat Budaya Menuju Prestasi

Dengan Ketapel, Tangsel Mengangkat Budaya Menuju Prestasi

TANGSEL | Citranewsindonesia.com– Ketapel yang kita tahu adalah permainan tradisional semua usia bisa memainkannya. Kita tahu sangat mudah dicari alat ketapel ini dipasar traditional,Dengan banyaknya peminat pemain ketapel ini dengan didirikannya komunitas salahsatunya adalah Persatuan Ketapel Traditional Indonesia(PERKATIN).

Hari ini minggu,27 Desember 2020 telah diadakan kegiatan ” Musyawarah Kota Perkatin kota Tangerang Selatan ke -1 tahun 2020 (Muskot Perkatin Tangsel)”di gedung Mi Nurul Falah Pladen Bintaro dimulai pukul 10.00 sampai selesai membahas tentang tata tertib musyawarah kota Perkatin kota Tangsel ke 1 tahun 2020,rancangan agenda dan jadwal persidangan muskot,pemilihan¬† pimpinan muskot, pembentukan fraksi-fraksi muskot Tangsel Ke-1.

Untuk kegiatan yang hadir hari ini adalah perwakilan dari setiap komunitas ketapel, Humas Perkatin(Ryan Piyan), ketua umum Perkatin dari pusat(Supriyadi), Sekjen Perkatin ( anggota Perkatin,ketua pelaksana Perkatin(Jack Wawi), tokoh masyarakat.

BACA JUGA :   Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Gelar Gebyar Sahabat 3R 2019

Dalam naungan Perkatin ini segera dibentuk dibeberapa bagian di Indonesia diantaranya ada diBandung, Papua, Cileungsi, Depok, dan kalimantan.

Menurut Syarif Hidayat Perkatin Club Tangsel ini berdiri 5 Agustus 2020 susunan acara ini adalah untuk mendirikan Perkatin di Tangsel yang dimana Tangsel club ketapel ini ada Perkatin ini ada 4 komunitas yang Sudah terbentuk yaitu cirkelslingshoot,
Lembah slingshoot, legoso slingshot,katro (ketapel bintaro) dan hari ini komunitas. komunitas tersebut digabung Jadi Satu menjadi Perkatin.Paparnya.

Dan disini kita kenal alat-alatnya pun bermacam-macem ada dari kayu, micarta,G10, alumunium,duralium,caglak natural. Didalam Perkatin ini juga ada teman-teman membuat ketapel ( maker), dan ahli penembaknya(shooter).

BACA JUGA :   Ustad Abdul Somad Hadiri Peringatan Milad Yayasan Masjid Baitussalam The Green BSD

Ketapel ini dengan tujuan generasi muda tidak menggunakan narkoba,mengurangi gadget.Ketapel ini sudah menjadi olahraga tradisional indonesia (PORTINA) dan pusat perhatian pemerintah demi kemajuan Tangsel dengan permainan traditional yaitu ketapel.

Harapan ketua umum “Ketapel ini menjadi nasional hingga anak- anak yang sekolah ada prestasinya.”Jelasnya Supriyadi(Sahlind Pitung).Dan ketapel ini sudah masuk ke 5 sekolah di Tangsel.

#Maria

Facebook Comments
59
NEWS TANGERANG SELATAN