28 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Diklaim Lahan Situ Milik Pengembang, DPRD Kota Tangsel Segera Bentuk Tim Investigasi

2 min read
Tangsel,Citranewsindonesia – DPRD Kota Tangerang
Selatan (Tangsel) dikawasan Kecamatan Serpong, mendadak diduduki oleh
sejumlah delegasi Tangsel Club.
 
Kedatangan
komunitas yang terdiri dari para penggiat lingkungan, akademisi,
praktisi hukum dan kalangan profesi lainnya itu, untuk mendesak para
wakil rakyat Kota Tangsel segera membentuk Tim Pansus penyelamatan aset
negara salah satunya lahan diarea Situ yang diklaim milik pengembang.
Presiden
Tangsel Club, Uten Sutendy mengatakan, Situ yang berfungsi sebagai
sumber resapan air bagi masyarakat disekitarnya itu, kondisinya semakin
menyusut bahkan ada sebagian lahan di Situ tersebut sudah hilang.
“Masalah
Situ kita berharap pemerintah dan DPRD Tangsel segera membuat pansus
dan tim investigasi untuk mengusut penyusutan lahan yang ada di Situ,”
kata Uten usai rapat di Komisi l DPRD Tangsel, lantai lll Gedung IFA
kawasan Serpong, kemarin.
Uten bilang, adanya
penyusutan yang disebabkan pengambilan lahan diarea Situ-Situ ini, harus
segera diadakan penelitian, pengkajian serta maping terhadap Situ-Situ
tersebut.
“Ada pengambilan lahannya (Situ), ada penjualannya, harus diusut sampai tuntas,” tegasnya.
Sementara
itu, Ketua Komisi l DPRD Tangsel Taufik MA mengatakan, saat ini
pihaknya belum memiliki data kongkrit mengenai Situ-Situ yang ada di
Tangsel. Meski begitu, Taufik mengaku adanya desakan Tangsel Club supaya
pemerintah dan DPRD segera membentuk pansus penyelamatan Situ, harus
melalui pembahasan lebih lanjut lagi.
“Kita ingin ada bukti-bukti seperti data yang riil mengenai Situ-Situ tersebut,” ujarnya.
Soal
lahan diarea Situ yang hilang, Taufik menerangkan bahwa hal tersebut
harus dilihat dari peta lama untuk melihat sejauh mana lahan yang ada di
Situ itu. Karena, semua Situ yang ada di Tangsel diatur oleh pemerintah
pusat.
“Kalaupun Situ itu hilang, kita akan berusaha menelusuri dengan semua pihak terkait,” imbuhnya.
Sekretaris
Komisi l DPRD Tangsel Siti Chadijah menambahkan, pihaknya akan
menindaklanjuti permasalahan Situ-Situ yang ada di Tangsel dengan
beberapa mitra kerja di Komisi l.
“Dari
pertemuan antara Tangsel Club dengan komisi disini, akan kita buatkan
narasi. Kemudian akan kita tindaklanjuti dengan mitra kerja komisi l,”
tandasnya.
Seperti
diketahui, menyusutnya lahan diarea Situ di Kota Tangsel, terungkap saat
berlangsungnya diskusi masalah keberadaan Situ yang diadakan oleh Forum
Group Discusion (FGD) disalah satu rumah makan kawasan Serpong, Jumat
(18/3) pekan lalu.
Diungkapkan
Tukimin (43), pria yang kini menjadi Satuan Tugas Perlindungan Situ
Rompong dikawasan Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur ini,
mengaku geram dengan kondisi yang terjadi pada Situ Rompong saat ini.
Sebab, Situ Rompong yang awalnya memiliki luas 10 hektar itu, kini hanya
tersisa 2,9 hektar. Tukimin juga bilang, saat ini sebagian lahan di
Situ Rompong diklaim sudah dimiliki pengembang. Hal itu terlihat dengan
adanya patok serta pagar yang diduga dilakukan oleh pengembang.
“Jadi
saya mohon pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, comot-comotin dah
tuh kalau ada oknum yang bermain,” ucapnya kesal saat berlangsungnya
diskusi.(DVD)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH