13 Agustus 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Tangsel Wacanakan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

2 min read
Tangsel,citraindonesianews.com– Pemerintah Kota Tangerang
Selatan (Tangsel) saat ini sedang menjajaki kemungkinan membangun
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Rencana itu kini makin
mendesak seiring tingginya tingkat volume sampah di kota termuda se-Provinsi Banten itu.
Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman
(DKPP) Kota Tangsel, Yepi Suherman, mengatakan, setiap harinya sampah di Kota Tangsel mencapai 120 ton yang tersebar, yang terdiri dari sampah perumahan, pasar, mal, dan lain-lain. Dari seratusan ton sampah itu, hanya 40 ton di antaranya yang bisa diangkut oleh DKPP.
Oleh karena itu, banyaknya sampah
yang tidak terangkut bisa dimanfaatkan dengan adanya PLTSa. “Jadi
adanya PLTSa ini bisa digunakan untuk memanfaatkan tingginya volume sampah yang kian meningkat setiap tahunnya,” kata Yepi kepada wartawan saat ditemui di kawasan Pamulang, kemarin.
Yepi menuturkan, sejauh ini DKPP sudah berkomunikasi dengan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembangunan
PLTSa. DKPP juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan
Perdagangan (Disperindag). Namun, hingga kini belum ada titik terang
kapan rencana itu terlaksana.
Dikatakan Yepi, untuk pembangunan PLTSa, pihaknya sudah mengincar
lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cipeucang, yang terletak
di Kecamatan Setu, Tangsel. Namun ia mengaku belum mengetahui secara
detil gambaran bakal lokasi itu. “Kalau luasnya belum tahu persis karena
itu kewenangan instansi lain. Saya hanya tahu lokasi pembangunannya di
Cipeucang,” ujar Yepi.
Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kota Tangsel, Ferry Pacayun,
mengaku belum tahu persis kapan proyek pembangunan PLTSa dapat berjalan.
Tahapan proses Detailed Engineering Design (DED) juga baru akan dimulai
beberapa bulan ke depan. Bila DED sudah selesai, kata Ferry, ia
berharap pembangunan fisik PLTSa dapat segera direalisasikan.
Dikatakan Ferry, keberadaan PLTSa di daerah yang dipimpin Wali Kota
Airin Rachmi Diany itu memang amat dibutuhkan. “Pembuatan pembangkit itu
memang bertujuan untuk mengelola sampah agar bisa digunakan untuk tujuan yang bermanfaat dan ekonomis. Juga untuk mengurangi volume sampah,” tuturnya.
Sumber : Warta Kota
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH