29 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Proyek MCK PL Kecamatan Mekarbaru Kab.Tangerang Di Duga Asal Jadi

2 min read

KAB.TANGERANG | CitranewsIndonesia.com– Proyek pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) PL kecamatan mekar baru tahun anggaran 2020, dengan pagu anggaran Rp 120.000.000,( seratus Duapuluh juta rupiah) yang di bangun di pesantren Murtasidin wilayah kp Klutuk desa Klutuk tidak di fasilitasi pengeboran air dan listrik, sehingga pembangunan mck tersebut tidak dapat di gunakan karena tidak ada air dan listrik.

Saat kegiatan ini di konfirmasi ke pihak kecamatan sekretaris camat (sekcam) Eka Fathusidki mengatakan, “Bahwa bangunan tersebut memang tidak ada pengeboran air dan listrik karena lanjutan dari program Sarana Air Bersih (SAB) “jawabnya.

Namun ketika di pertanyakan soal RAB kegiatan tersebut sekcam tidak dapat memperlihatkan RABnya dan hanya penyampaian lewat lisan saja.

BACA JUGA :   Polsek Pagedangan Gelar Pertemuan Forum Komunikasi Lintas Agama,Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Menurut Marnan ketua LSM Fpmi DPD mekar baru.” bangunan mck tersebut memang berdekatan dengan pembangunan sab dari dinas perkim tahun anggaran 2018,fasilitas umum sab tersebut sudah tidak bisa di gunakan mesin air atau satelit nya sudah rusak, jadi sangat di Sayangkan sekali, fasilitas umum mck tidak bisa di gunakan,padahal pagu anggaran mck tersebut cukup besar masih bisa buat pengeboran air,agar fasilitas mck bisa di gunakan oleh masyarakat dan para santri di pesantren Murtasidin, kami meminta pihak inspektorat kab Tangerang untuk memeriksa kembali pembangunan mck tersebut yang menurut sekcam pembangunan lanjutan hanya fisik tidak ada listrik dan pengeboran air.

BACA JUGA :   Proyek Pemagaran SDN Pagedangan 3 Molor

Masih menurut Mantan ,” jadi untuk apa fasilitas umum mck di buat dan di bangun kalau memang kebutuhan dan faslitas buat umum dan para santri,lalu bagai mana mereka bisa mandi dan buang air besar kalau tidak ada air dan listrik nya,ini bangunan seperti nya (Bim Salabim ) yang penting jadi,lalu dimana air dan listrik nya apa kah para santri harus bawa air dan lilin kalau mau buang air besar,sedangkan anggaran tersebut cukup besar kenapa tidak ada pengeboran air dan listrik nya.

Rin

Facebook Comments
Subscribe for notification