15 Agustus 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Forum Pemuda Lintas Agama Gelar Diskusi Publik

2 min read
Tangsel,CitranewsIndonesia— Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kota Tangerang Selatan
menggelar diskusi publik “puasa dalam perspestif agama agama” di Rumah
Makan Telaga Seafood – BSD – Tangerang Selatan, Rabu (24/6/2015).
Narasumber dalam acara ini adalah walikota Tangsel Airin
Rachmi Diany mengatakan diharapkan dengan adanya acara ini, jangan ada
saling membeda-bedakan agama, dikarenakan tujuan agama itu sendiri
adalah sama.”Semua agama mengajarkan kebenaran, sehingga kita harus
saling harga menghargai antar sesama,”katanya, dalam paparannya.
Perwakilan dari Protestan Pendeta youke mengatakan  banyak
agama menggunakan puasa sebagai tindakan penghapusan dosa, kewajiban,
ataupun bukti  keimanan. Puasa, tindakan menghindari makanan atau
minuman, biasanya dipraktekkan dalam agama-agama yang berbeda.
Diungkapkan  puasa adalah tindakan penting dari taat, dan
dipraktekkan dalam Islam, Protestan, Katolik, dan Budha, dan agama-agama
lainnya.”Semua ajaran agama sama, jadi kerukunan agama sangat urgen,
jadi kita saling menjaga,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Hindu Ida Ketut menuturkan aturan
puasa Hindu adalah fleksibel, Umat ​​yang berbeda puasa pada hari yang
berbeda sesuai dewa mereka dan ada beberapa perayaan yang dirayakan
dengan puasa, meskipun itu hanya sebatas anjuran.
Yudaisme mewajibkan aturan yang sangat keras dalam hal
puasa, dan membutuhkan sepenuhnya berpantang dari makanan, minuman air,
dan selama enam hari dalam setahun.” Termasuk Yom Kippur dan Tisha B’Av
artinya puasa dalam agama Yahudi adalah bentuk penebusan dosa,”
pungkasnya.
Sedangkan makna arti puasa agama Islam menurut Ustad Ahmad
Dahlan menerangkan, sebagaimana Yudaisme, memberlakukan aturan ketat
pada puasa. Pengikut agama Islam diwajibkan untuk berpuasa selama bulan
suci Ramadhan, setiap hari dari fajar sampai matahari terbenam.
Ada juga banyak puasa sunnah pada beberapa hari dalam
kalender Islam, dimana Muslim dilarang makan, minum, merokok, dan
interaksi seksual serta hal lain yang membatalkan puasa. “Puasa adalah
salah satu tindakan paling penting dari agama Islam, dan dikenal sebagai
salah satu Rukun Islam,” terangnya.
 
Sedangkan Romo Arko SCJ perwakilan katolik memaknakan,
meski puasa tidak diharuskan dalam kebanyakan, namun  puasa bisa
dipraktekkan oleh banyak orang Kristen sebagai ketaatan eksternal atau
mendekatkan diri kepada Allah.”Dalam Alkitab dengan Musa, Raja Daud dan
Yesus, dan terlihat dengan pengurangan makan, dan pantang pada hari
Jumat selama Masa Prapaskah dalam Katolik Roma,” tandasnya (Dede Richal)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH