7 Desember 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Mengenang Perjuangannya,Monumen Dokter Fauziah Akan Di Bangun

2 min read
Bireun,CitranewsIndonesi– Untuk mengenang Alm Dr. Fauziah akibat peristiwa
kontak senjata antara GAM dan PPRM yang merupakan pasukan di bawah TNI
terjadi di desa Cot Kruet perbatasan Alue Gandai Kecamatan Peudada
Kabupaten Bireun pada tanggal 25 Mei 1999. Maka dari itu, terinspirasi
dari peristiwa tersebut di rencanakan akan di bangun sebuah monumen Dr.
Fauziah di desa Cot Kruet. Senin (11/5).
Oleh
karena itu, hal tersebut di sampaikan Abdullah atau biasa di sapa
dengan panggilan Abu Nek. Dalam hal ini ia selaku panitia pembangunan
monumen atas meninggalnya Dr. Fauziah yang akan di kerjakan untuk tahap
pertama, dan pihaknya juga sudah mulai melakukan pengerokan tanah dengan
menggunakan buldozer. Sedangkan untuk hari ini mereka telah melakukan
peletakan batu pertama untuk membangun balai terlebih dahulu, dan
Abdullah juga mengatakan tentang luas areal keseluruhan tanah
pembangunan monumen lebih kurang 3524 meter.
Selain
dari pada itu juga, mereka sudah mengeruk tanah dan membangun balai
untuk tempat berdoa yang sumber dananya berasal dari bantuan Swadaya
dari berbagai sumber.
Ditemui
Citra Indonesia, Abdullah sangat mengharapkan saat ini untuk sumbangan
dana berbagai kalangan agar pembangunan monumen tersebut dapat selesai
dengan cepat. Dan ia juga menerima berbagai macam bentuk bantuan yang
sudah di berkan oleh para pendonor. Bahkan bantuan dari pihak yang ingin
membantu baik itu dalam bentuk finansial dan material tidak menjadi
soal.
Menurut
Abdullah monumen Dr. Fauziah sangat penting di bangun agar masyarakat
mengingat jasa seorang dokter dalam menyelamatkan nyawa manusia walaupun
nyawanya sendiri melayang. Bukan hanya itu saja, pemberian atas nama
RSUD Fauziah Bireun masih menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat yang
berobat di rumah sakit tersebut.
Baginya,
mengapa hal ini terjadi karena memang sejarah atas wafatnya Dr. Fauziah
ini kurang di pedulikan, maka oleh sebab itu Abdullah bersama mantan
kombatan GAM yang lain merasa jasa perjuangan yang di lakukan Dr.
fauziah selama hidupnya perlu untuk di kenang. ( Tu2t).
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification