8 Agustus 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Harga Cabe Menurun Petani Mengeluh

1 min read
Bireun, CitranewsIndonesia – Anjloknya harga
cabe membuat sejumlah para petani wilayah Kabupaten Bireun mengeluh. Harga cabe
merah yang cukup drastis menurun mulai dari Rp 16.000 menjadi Rp 13.000 per
kilo gram. Menurunnya harga cabe tersebut di sebabkan karena melimpahnya stok
cabe di tingkat pedagang akibat masuknya pasokan cabe dari Medan Sumatra Utara.
Senin (27/4).
Untuk itu, petani akan merasakan
kerugian biaya produksi cukup besar mulai dari penanaman, pemeliharaan dan
pemupukan hingga masuknya masa panen. Namun jika di bandingkan dengan harga
jual saat ini tidak sesuai dengan harapan para petani.
Informasi dari Liputan Citranews Indonesia,
salah seorang warga yang merupakan petani cabe Azwani (36) dari desa Suak
Kecamatan Peusangan Selatan mengatakan,” Saat ini banyak para petani seperti
saya merasakan kesulitan dalam menjual hasil panen dengan harga separuh dari
harga pada minggu yang lalu yaitu mencapai Rp 16.000 per kilo gram. Tetapi
kalau sekarang cabe hanya di beli dengan harga Rp 13.000 per kilo gram.”
Katanya.
Selain dari harga jual cabe tersebut
tidak sesuai dengan harga kebutuhan pokok beras yang pada saat ini mencapai Rp
8.600 per kilo gram, sangat berbeda dengan harga tingkat petani cabe karena hal
demikian juga ikut membuat petani cabe merasa kesulitan dalam membeli kebutuhan
rumah tangga lainnya.
 
Dengan karenanya murahnya harga cabe tersebut di sebabkan
karena adanya stok cabe lain yang melimpah ruah di pasar-pasar tradisional.
Hasil stok cabe merah di perkirakan dari kota Medan dan bukan dari wilayah
Bireun. (Tu2t).
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH