Pemkot Tangsel Prioritaskan Sekolah Berkualitas, SMPN 20 Alami Perubahan Signifikan

TANGSEL || citranewsindonesia.com – Sorak tawa anak-anak terdengar riuh di halaman SMP Negeri 20 Tangerang Selatan. Bola yang memantul, langkah kecil yang berlari mengejar teman, hingga wajah-wajah ceria yang tak tersembunyi menjadi pemandangan yang kini terasa indah di sekolah itu.

Di tempat yang kini menjadi lapangan olahraga multifungsi, dulunya hanya terdapat halaman sempit yang dipenuhi tanaman dan lumut. Bahkan, untuk melaksanakan upacara bendera saja, ruang yang tersedia sangat terbatas.

Kepala SMPN 20 Tangsel, Frida Tesalonika, masih mengingat jelas bagaimana kondisi sekolah tersebut sebelum pembangunan dilakukan.

“Dulu kami bahkan tidak memiliki lapangan untuk anak-anak berolahraga. Halaman sekolah penuh tanaman, banyak lumut, dan ruangnya sangat terbatas. Untuk upacara saja sering kesulitan,” ujar Frida saat dijumpai di sekolah pada Jumat (13/2/2026).

Keterbatasan fasilitas juga dirasakan pada ruang belajar. Saat itu sekolah hanya memiliki sekitar 10 ruang kelas. Bahkan satu ruang harus dialihkan menjadi laboratorium komputer demi memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Perubahan mulai terasa ketika pembangunan sarana prasarana dilakukan. Kini SMPN 20 Tangsel memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap, termasuk lapangan olahraga yang meskipun berukuran setengah lapangan basket, namun dirancang sebagai area multifungsi.

BACA JUGA :  Perusahaan Swasta Tangsel Akan di Tarik Zakat

Lapangan tersebut dapat digunakan untuk berbagai aktivitas olahraga seperti basket, voli, hingga futsal. Bagi siswa, lapangan ini bukan sekadar tempat berolahraga, melainkan ruang bermain dan berkumpul yang selama ini mereka impikan.

“Alhamdulillah, puji Tuhan, pembangunan ini akhirnya terealisasi. Walaupun lapangannya tidak terlalu besar, tapi kebahagiaan anak-anak benar-benar terasa,” kata Frida.

Ia mengaku, perubahan fasilitas sekolah memberikan dampak yang langsung dirasakan siswa. Antusiasme mereka untuk datang ke sekolah meningkat drastis.

Frida bahkan mengungkapkan pengalaman yang menurutnya menjadi bukti nyata perubahan tersebut. Pada suatu hari saat hujan turun, tidak ada satu pun siswa yang absen.

“Orang tua banyak menyampaikan anak-anak mereka sangat senang dengan perubahan ini. Bahkan saat hujan, semua tetap datang ke sekolah. Mereka begitu antusias,” tuturnya.

Kini SMPN 20 Tangsel telah berkembang dengan total puluhan ruang yang mendukung kegiatan sekolah, serta menampung 24 rombongan belajar siswa.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Kodim 0906/Kkr Lakukan Karya Bhakti

Perubahan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta), dan berbagai instansi terkait, hingga masyarakat serta orang tua siswa.

Bagi Frida, pembangunan sekolah bukan sekadar mempercantik fasilitas, melainkan membangun semangat baru bagi seluruh warga sekolah.

Ia pun mengajak siswa dan guru untuk menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami ingin sekolah ini menjadi sekolah pilihan masyarakat. Kami juga terus menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak, salah satunya menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan sejak hal-hal kecil,” ujarnya.

Kini SMPN 20 Tangsel bukan lagi sekadar tempat belajar. Sekolah ini telah menjadi ruang kebahagiaan, tempat anak-anak bertumbuh, bermain, dan membangun mimpi mereka dengan lebih percaya diri.

# maria

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *