Perjalanan Panjang Masjid Baitul Hikmah BSD Melayani Umat Dan Anak Yatim

Tangsel,Citranewsindonesia.com- Berawal dari pengajian komunitas rumah ke rumah warga cluster Nusa Loka, BSD city pada tahun 2000, akhirnya pada tahun yang sama timbul pemikiran dari para jamaah pengajian komunitas tersebut untuk mendirikan sebuah masjid. Dan akhirnya pada tahun 2000 tersebut juga, dibangunlah masjid Baitul Hikmah dengan dengan obsesi awal mendirikan masjid dengan fasilitas ruang ber AC dan menggunakan karpet yang empuk pertama di BSD dan sekitarnya. Menurut Ustad H. Suradi, SE.MM selaku ketua DKM masjid Baitul Hikmah, saat dikonfirmasi oleh reporter Citranewsindonesia.com pada Minggu (06/05/2018) menyatakan bahwa, dengan memegang prinsip yang sangat mulia, sebaik-baiknya manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi manusia lainnya itulah yang mendasari pengurus masjid Baitul Hikmah memberikan fasilitas yang nyaman kepada para jamaah.

“Semua yang kami lakukan dengan memberikan fasilitas yang nyaman kepada para jamaah, demi memberikan kenyamanan kepada para jamaah agar bisa dapat lebih khusyu dalam beribadah,” ungkapnya.
 
Terkait penata kelolaan dan program kerja dari masjid Baitul Hikmah, Ustad Suradi memaparkan bahwa, DKM masjid Baitul Hikmah selama ini memiliki prinsif, membangun pengelolaan untuk memakmurkan masjid Baitul Hikmah dengan berbasiskan sistem yang disebut Rencana Kerja Managerial Operasional (RKMO) yang digunakan sebagai acuan bersama, agar para pengurus DKM masjid Baitul Hikmah dapat melakukan evaluasi tentang pencapaian kerja dan hasil kerja yang telah dicapai untuk bahan peningkatan pelayanan yang makin baik dan memuaskan para jamaah masjid Baitul Hikmah.
 
“Alhamdulillah pada tahun 2015, ada seorang jamaah yang mewakafkan tanahnya seluas 1100 meter persegi dan telah kami bangun sebuah gedung Tiga lantai, yang kami beri nama gedung Baitul Yatim yang masing-masing lantai berisi 4 kelas yang dapat menampung 40 santri tiap kelasnya. Dan kami bekerjasama dengan Markaz Hadits dibawah naungan Yayasan Bilal Bin Rabah yang bertugas menjalankan operasional Pesantren Hafizh Qur’an setingkat Sanawiyah (SMP) dan saat ini memiliki 52 Santri, yang belajar selama 3 Tahun menghafal Al Qur’an. Dan Alhamdulillah hingga hari ini (05^05/2018) Pesantren Hafizh Qur’an Markaz Hadits Baitul Hikmah telah Dua kali mewisuda santrinya sebanyak 17 santri,” terangnya.
 
Berkaitan dengan program kerja DKM masjid Baitul Hikmah, Ustad Suradi menjelaskan bahwa, selama ini DKM masjid Baitul Hikmah menjalankan dakwahnya melalui program 3S kepada jamaah dan umat Islam Nusaloka dan sekitarnya. Menurut Ustad Suradi, yang juga pernah menjadi ketua Presidium FMMB BSD dan sekitarnya ini, program 3S tersebut meliputi : Strong character yang diaktualisasikan dalam bentuk kegiatan beribadah dan dakwah tiap Sabtu dan Ahad ba’da Shubuh, selanjutnya Syariah enterpreneur yang di wujudkan melalui pendirian Koperasi Baitul Hikmah yang operasionalnya menggunakan norma-norma dan kaidah Islam atau syariah (tidak menyelenggarakan usaha simpan pinjam), dan yang terakhir adalah Sosial Responsibility yang di limplementasikan melalui pembangunan gedung Baitul Yatim yang secara operasional dijalankan oleh Markaz Hadits.

“DKM masjid Baitul Hikmah disamping melakukan diskusi kajian-kajian agama dengan mengundang berbagai narasumber, serta pengajian Muslimah antara Senin hingga Jum’at, juga menyelenggarakan pengajian bulanan khusus ibu-ibu rumah tangga yang dikenal dengan nama Tarbiyatul Khodimah. Dalam pengajian khusus ibu-ibu pembantu rumah tangga tersebut, diikuti oleh sekitar 50 orang dan juga mengajarkan ketrampilan menjahit serta sudah berjalan selama Dua tahun,” tandasnya.
 

 

Menutup pembicaraa, Ustad Suradi menginformasikan tentang pelaksanaan pembangunan wing barat dan timur asrama atau pemondokan Baitul Yatim bagi 52 santri Baitul Yatim yang berada di lingkungan masjid Baitul Hikmah Nusa Loka mulai bulan Maret 2018.(BTL)



50 DIBACA 4 DILIHAT

Bambang Tedjo

Wartawan Citranews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *